Thursday, September 21, 2017

Pergantian Tahun Baru Hijriah

24 comments

Saat ini umat Islam telah memasuki tahun 1439 H. Berbeda dengan tahun Masehi pergantian tahun baru Hijriah yaitu saat tenggelamnya senja, sedangkan pergantian tahun Masehi terjadi dini hari atau tepat pukul 12 malam atau jam 00:00 waktu setempat.

Tidak hanya waktu pergantiannya saja yang berbeda, tapi cara merayakannya juga berbeda. Di daerah kami tinggal pergantian tahun baru Hijriah atau lebih umum disebut tahun Islam dirayakan dengan pengajian, shalawatan, istighasah.

Ada juga yang sengaja mengundang pak ustad ke rumah pribadi ngeriung (ngariung) ngumpul jiran tetangga untuk mendengarkan ceramah berjamaah lalu berdoa dan bagi-bagi besek seperti gambar di bawah ini.



besek(berkat dari kenduri)

Suasana pergantian tahun baru Hijriah sangat sejuk, tenang adem rasanya. Dalam artian sangat jauh dari hiruk pikuk suara ledakan-ledakan petasan. Pesta-pesta yang hingar bingar dengan dentuman musik-musik keras, sungguh sangat berbeda. Bahkan ada juga bahkan sebagian besar melakukan saum menyambut pergantian tahun hijriah ini. Subhanallah walhamdulillah Allahuakbar ....

Pergantian tahun baru Hijriah disambut dengan doa dan merenung. Tentunya banyak harapan yang disampaikan terutama untuk lebih baik lagi dalam beribadah meningkatkan ketaqwaan kepada Allah Subhanahuwata'alla.

Keberagaman budaya di Indonesia sudah tentu punya tradisi sendiri-sendiri dalam penyambutan tahun baru Hijriah ini, seperti :

Tradisi Bubur Suro di Jawa Barat, tradisi ini juga dilakukan pada peringatan wafatnya cucu Nabi Muhammad yang gugur di medan peperangan.

Tradisi Kirab Pusaka dan Kebo Bule di Surakarta, Pada malam 1 Suro atau 1 Muharam pihak keraton dan warga Surakarta menggelar tradisi kirab pusaka oleh para abdi dalem dan kerbau putih atau kerbau bule yang istimewa diarak keliling kota.

Dan tentu saja masih banyak tradisi lainnya dalam rangka penyambutan tahun baru Islam ini.

Tradisi yang dilakukan dalam rangka menyambut pergantian tahun baru Hijriah yang membudaya dalam masyarakat menjadi kegiatan rutin setiap tahunnya. Selain melestarikan budaya juga merupakan salah satu wujud rasa syukur karena telah memasuki tahun yang baru tentunya dengan semangat yang baru pula.

Saya admin jejak maya menyampaikan ucapan lewat blog sederhana ini :

"Selamat tahun baru 1 Muharam 1439 H semoga di tahun ini kita bisa lebih baik lagi."

Wassallam.


If You Enjoyed This, Take 5 Seconds To Share It

24 comments:

  1. budaya nya masih terjaga ya disana, rutin gitu bagus. :) disini udah gak ada

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ada daerah-daerah tertentu yang sangat menjaga tradisinya jadi mereka menjadikannya sebagai agenda tahunan yang terus dilaksanakan

      Delete
  2. aku selalu menantikan bubur suro
    mirip nasi kuning sih isinya
    jadinya asyik

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dalam keluargaku ada yang dari Jawa Barat hehe
      Ya Asyiiik dong

      Delete
  3. Kalau di tempatku kemarin siang acaranya pawai tingkat sd sederajat., terus malamnya istighasahan baik itu di masjid maupun di mushola.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau ada pawai biasanya meriah apalagi pesertanya anak-anak orang tua dan guru ikutan mendampingi
      Di daerah kami istighasah insyaallah tidak ada perubahan dilaksanakan tgl 30 (Sabtu) nanti, diikuti oleh masyarakat dan pegawai pemda setempat

      Delete
  4. Semoga bergantinya tahun islami makin rajin ibadah, amiin ,hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. aamiin ya Allah

      Rugi ya kalau jalan ditempat apalagi kalau malah mundur hehe

      Delete
  5. kalau di tempatku sih ga ada perayaan apa-apa mba hehe.. adem ayem juga..:D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya tidak semua daerah mengagendakan acara tertentu dalam menyambut tahun baru Hijriah
      adem ayem ya alhamdulillah

      Delete
  6. Semoga kesalahan diri di tahun lalu diampuni; semoga di tahun mendatang semakin teberkati. Aamiin....

    ReplyDelete
    Replies
    1. aamiin ya Allah
      Barrakallah aamiin

      Delete
  7. sha di bandung tapi belom pernah denger tradisi bubur suro teh, hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jawa Barat kan luas Sha, mungkin yang membiasakan tradisi ini bukan di Bandungnya sayangku
      Keluargaku yg dari Jawa Barat itu tepatnya di propinsi Banten pemekaran dari propinsi Jawa Barat tahun 2000

      Delete
  8. Waduh saya yang orang Jawa Barat malah gak tahu ada tradisi Tradisi Bubur Suro di Jawa Barat, kudet berarti saya ya neng... hehe..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bukan kudet mungkin karena tidak membiasakan tradisi ini, ini hanya tradisi tidak ada tuntunannya di dalam Al-Qur'an

      Delete
  9. semoga dengan tahun baru ini lebih sukses ya mbk..mohon maaf lahir batin

    ReplyDelete
  10. selamat tahun baru Islam jg...yach Mbak...

    ReplyDelete
  11. nah ini nih yang mesti ditingkatkan mbak yaitu pengajian, shalawatan, istighasah, Jujur nih mbak, selama saya tinggal di perumahan sudah jarang nemu kegiatan kayak ginian pas tahun baru islam. Kebanyakan yah ngalir gitu aja. Beda dengan waktu di desa, perayaannya begitu terasa bahkan sampe tengah malampun kita semua tetap semangat. Waktu saya di Solo malah ikut kegiatan satu suronya

    ReplyDelete
  12. ditempat saya pawai atau arak arakan dengan bawa bawa replika ka'bah, unta, masjid dll. sayang kemarin gk sempat ngambil videonya

    ReplyDelete
  13. Selamat tahun baru 1 Muharam 1439 H yaaa, udah lewat ya hhe

    ReplyDelete
  14. Tahun baru Hijriyah, ditempat saya gerimis, sehingga tidak bisa keluar rumah. Didepan TV sambil makan kacang rebus terasa nikmat sekali. Coba seandainya ada paketan ayam goreng, waduh dijamin sedap sekali. Nikmat.

    ReplyDelete
  15. Selamat tahun baru islam 1439 H. (Maaf, telat) haha

    Ya, keberagaman budaya di Indonesia memang memiliki tradisi sendiri2 dalam penyambutan tahun baru islam.

    ReplyDelete
  16. Ditempatku tradisi kenduri masih ada mba, klo di deket kraton..ada tradisi mubeng beteng juga.

    ReplyDelete

Terima kasih untuk kehadirannya di blog Maya salam hangat dan persahabatan selalu