Tuesday, August 8, 2017

Cara Menyimpan Kemiri Agar Tahan Lama atau Awet

42 comments



Cara menyimpan kemiri agar tahan lama atau awet

Hai!
Salam hangat dariku untuk kamu yang hadir di blog sederhana ini, tapi keren pastinya dong. Semoga nggk bosan ya baca postingan-postingan yang aku buat di blog ini.

Oh ya ladies, semoga harimu bahagia dan menyenangkan selalu. Masih hari Rabu nih masih butuh tiga hari lagi ya menuju ke hari Minggu, masih tetap semangatkan?
Ok hadirkan semangat dan bahagia dari dalam dirimu, bisakan?
Hari ini Maya masih ingin berbagi tips untuk semuanya, stay visit Maya blog ya hehe ....

Untuk kamu yang tercantik dan cerdas, hari ini aku akan berbagi sesuatu yang mungkin bisa berguna untukmu ladies. Mau tahu apakah itu? Disimak ya ....

Cara menyimpan kemiri agar tahan lama atau awet. Tapi sebelumnya ada yang tahu nggak, apa itu kemiri? Tahu dong, tapi okelah aku jelaskan sedikit tentang kemiri ini.

Kemiri termasuk dalam jenis bumbu masakan yang biasa digunakan. Di Indonesia dan Malaysia sudah tak asing lagi penggunaanya pada masakan untuk mendapat rasa gurih dan kental pada kuah masakan.

Minyak kemiri juga digunakan untuk campuran cat dan pernis karena minyak kemiri lebih cepat kering.

Minyak kemiri juga digunakan sebagai bahan pembuatan sabun, sampho dan kosmetik termasuk menjadi bahan bakar. Kemiri juga sudah sangat dikenal sejak lama di negara luar lainnya seperti Hawai dan juga Cina. Meskipun demikian tidak diketahui berasal dari mana tanaman kemiri ini.

Bentuk kemiri bulat agak gepeng bertempurung keras dan tebal, dalamnya berwarna putih tulang atau dob. Nah bagian isi yang berwarna putih tulang inilah yang digunakan sebagai bumbu masak. Itulah sedikit tentang kemiri yang bisa ku bagikan. Kita lanjut ke tips penyimpanan kemiri ya. Udah nggk sabar ingin tahu ya.

Penyimpanan kemiri bila tidak disimpan dengan benar agar berkutu, dan berjamur. Cara menyimpan kemiri agar tahan lama atau awet ada tiga cara, yaitu :

1. Jangan buang tempurungnya

Menyimpan kemiri beserta tempurungnya bisa membuat kemiri tahan lama. Karena tempurungnya mampu melindungi bagian isi kemiri, sehingga kemiri tidak didatangi kutu dan jamur. Akan tetapi cara ini tidak praktis, karena kita harus memecahkan dan mencungkil isinya saat akan digunakan. Aduh! Repotnya.

2. Disangrai

Kita tentu pernah membeli kemiri yang sudah tidak bertempurung lagi. Nah cara menyimpan kemiri supaya tahan lama yaitu dengan menggongseng atau menyangrainya. Menyangrai atau menggongseng kemiri didalam wajan dengan api kecil supaya tidak gosong dan sudah pasti tidak pakai minyak ya, nah ini adalah cara kedua yang bisa diterapkan.

3. Merendam dalam minyak

Cara menyimpan kemiri agar tahan lama atau awet dengan cara merendamnya di dalam minyak goreng yang belum digunakan dan ingat ya, harus benar-benar tenggelam kemirinya di dalam minyak.
Sediakan toples atau mangkuk yang bisa ditutup. Masukkan kemiri kedalam toples tersebut kemudian tuangkan minyak goreng hingga kemiri terendam. Kemiri akan awet dan tahan lama.

Ladies, ketiga cara di atas bisa kamu pilih mau menggunakan cara yang mana. Sudah itu dulu ya cara menyimpan kemiri supaya tahan lama atau awet. Baiklah selamat mencoba ya. Sampai jumpa di post Maya yang akan datang. Semoga bermanfaat bagi yang membutuhkannya.
Mohon maaf kalau ada salah tulis dalam postingan ini, ingatkan Maya ya inshaallah akan segera diperbaiki.

Salam hangat dan salam sehat dariku.


If You Enjoyed This, Take 5 Seconds To Share It

42 comments:

  1. Naahh!! Kalau ini aku baru tahu tipsnya mbak may.. Soalnya belum berani main bumbu-bumbuan versi pasar yaa! Masih takut akan resikonya heeheee!!! Istilahnya kurang ahli akunya.. Siip mbak may thanks info tentang dapurnya..😃😄

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya ini disimpan bukan untuk dijual bos, kalau untuk dijualkan sudah bisa diperkirakan barangnya akan terjual habis, tips ini versi ibu-ibu yg punya stock kemiri tp blm tahu kapan penggunaannya hehe .., semangat banget jawab komennya

      Delete
    2. Kalau dijual, pastinya tidak ada istilah awet diawetin. Justru nanti tidak laku dipasaran. Warna kusam dan tidak menarik lagi.

      Delete
  2. Oh..gitu ya mba. Memang serba salah nyimpen kemiri ini.. Klo diluar, sering berjamur ato dikerubuti semut. Makanya selama ini aku taruh kulkas aja..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya betul, sama biasanya menyimpan bumbu dan bahan makanan di kulkas, ini alternatifnya ya sist hehe ....

      Delete
  3. Walahhhh belum ada dapur di kost an jadi belum bisa nyimpan kemiri hhe, tapi beli dulu baru disimpan sih hhe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe, ya udah nggk apa dibaca-baca dulu, terima kasih sudah hadir kembali di blog Maya

      Delete
  4. Sepertinya saya perlu mencoba menyangrai kemiri nih mbak biar awet dan tahan lama....terima kasih mbak Maya sudah Berbagi tips...salam kenal

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe, menyimpan dengan cara menyangrai bisa jadi pilihan, bisa langsung di ulek sama cabe kalau mau buat sambal kemiri

      Delete
  5. Tips yang bagus..! Mungkin dari sebagian kita belum tau loh, cara menyimpan kemiri yang baik.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul, tips ini juga di dapat dari ibu, orang zaman dulu belum punya lemari pendingin untuk penyimpanan jadi harus mereka mencari solusi dg cara-cara yg mungkin tak terpikirkan oleh kita-kita di zaman serba modern seperti sekarang ini
      terima kasih sdh sempat singgah

      Delete
  6. Paling praktis kayaknya disangrai aja ya mbak, kalo di celupkan minyak harus keluar modal beli minyak lagi. Susun mbak informasi nya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehe, nggeh semoga bermanfaat
      Disangrai memang lebih praktis tdk perlu beli minyak goreng lagi

      Delete
  7. aku biasa simpen dikulkas mba hehehe ternyata disangrai biasa bikin tahan lama klo keluar kulkas aja dah pada jamuran putih gitu mba :p

    ReplyDelete
  8. Tips Ini mungkin lebih ke para ibu ibu atau cewek ya mbakyu, biasanya ibue meyimpan di boks toples mbak tapi kemiri yg sudah di kupas, jadi penambahan info ini semakin tidak khawatir jika mau nyimpen kemiri dengan jumlah yg banyak dan awet tanpa bau apek

    ReplyDelete
  9. Btw mbak Yu ada pos baruku mungkin penting buat mbak maya,

    ReplyDelete
  10. OK deh mbak, nanti ta kasi tau ibuku tips kemiri ini, sama kasi tau sama calon jodohku kelak kalau ada sih. Hahaa tapi semoga ada ya jodohku.

    ReplyDelete
  11. Wah, untuk urusan perbumbuan saya serahkan pada jeng maya deh,,

    ReplyDelete
  12. Kalau disini pasti sudah hilang tempurungnya. San biasanya semut doyan banget. Kalau saya biasanya dijemur saja daripada disangrai.

    ReplyDelete
  13. Ini yang disebut cara pengawet alami...
    Memang biasanya kalau diabiarkan saja, akan lapuk dan dikutuin...

    ReplyDelete
  14. Kalau saya kemiri tahunya sudah tinggal dimasukan saja ke tempatnya, ternyata banyak alternatif lain ya mba untuk bisa menjadi awet. Terimakasih tipsnya mba.

    ReplyDelete
  15. yang gak dibuang cangkangnya itu yang paling awet. tapi ya itu, susah ngebuka cangkangnya.

    ReplyDelete
  16. Aku juga belum tahu kemiri ini sebenarnya dari daerah mana.,

    Mungkin dibiarkan cangkangnya biar lebih awet, tapi kalau sudah terbuka ya harus meredamnya dalam minyak.

    ReplyDelete
  17. Kalau saya sih disimpan dalam kulkas saja mba awet juga...

    ReplyDelete
  18. Yang disangrai bisa saya coba tuh. Makasih tipsnya :)

    ReplyDelete
  19. simbah dulu mesti menyangrai kemiri banyak banget
    ternyata biar awet ya

    ReplyDelete
  20. padahal kalau punya sisa kemiri masih mendingan dibagiin ke tetangga yang membutuhkan, jangan suka menyimpan-nyimpannya, apalagi kalau nggak paham cara menyimpannya.
    kalau pas butuh lagi kemiri, mendingan beli lagi ajah...kan ikut mensejahterakan petani kemiri pada akhirnya....keren kan saya mah ya?

    ReplyDelete
  21. Tips yang cukup sederhana namun bermanfaat bagi para ibu yang punya stok kemiri yang banyak, daripada nanti rusak karena disimpan lama, mending memakai cara neng maya yang dipaparkan disini, kemiri lebih awet, juga bisa menghemat uang belanja.

    ReplyDelete
  22. nah ini, saya selalu liat ibu saya nyimpen kemiri kayak gini juga mbak. kirain itu bohongan, ternyata beneran bisa bikin awet kemiri. Kalau selain kemiri apalagi yang bisa direndam dapat minyak goreng mbak?

    ReplyDelete
  23. tempurung itu seperti pengawet ya mbak fungsinya

    tp memang repot juga sih kalau lg butuh kudu membuka dulu,soalnya keras banget

    ReplyDelete
  24. Ia..mba, nanti saya bilangin istri,,biar kemiri di rumah awet,,soalnya kebanyakan pada ke buang mba,,yaitu" dalemnya pada kropos...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Dimakan semut kalau dirumah saya, bikin jengkel saja.

      Delete
  25. jangan ditanam kalau masih ada tempurungnya, jadi ga tumbuh : hehe

    ReplyDelete
  26. Cara ini cukup sederhana, sepertinya kedepannya kalau di kost beli bisa gunakan cara ini. Di kost khususnya punyaku, suka berantakan, biasa kost laki-laki..hehe

    ReplyDelete
  27. Wah padahal saya nyarinya cara menjaga hubungan agar tahan lama eh.... Malah ketemunya cara menyimpan kemiri supaya tahan lama :v

    BTW itu kemirinya di sangrai apakah supaya kadar airnya berkurang ? Sehingga kemiri jadi lebih awet ?

    ReplyDelete
  28. kalau aku nympen kemiri yah dibiarin terbungkus plastik aja mba.. heheh awet smpe berminggu2..

    ReplyDelete
  29. Oohh gitu ya mbak, Btw, kemiri kan memang udah tahan lama ya, buah nya keras gitu...

    ReplyDelete
  30. mba e.. kalau saya mah di sangrai aja biar cepet hehehe.. kalau direndam minyak sayang minyaknya ya hehee

    ReplyDelete
  31. Oh bisa ya direndam minyak, selama ini aku cuma disangrai biar gak kutuan, thanks infonya mbak

    ReplyDelete
  32. Tips yang bermanfaat mba, khususnya untuk para koki yang hoby memasak, hehe

    ReplyDelete
  33. Kalo aku pakai cara yg Jangan buang tempurungnya. Ini beneran bisa bertahn tahunan kata Ayahku. Selain awet, beli kemiri yg masih ada tempurung, harganya jauh lbh murah Mba..

    ReplyDelete
  34. wah benar sekali..yang paling tepat disangrai. bakal tetap awet sekali.

    terimakasih atas tips nya....bermanfaat

    ReplyDelete

Terima kasih untuk kehadirannya di blog Maya salam hangat dan persahabatan selalu