Friday, April 7, 2017

Hanya Engkau Ibu

9 comments

Hanya engkau Ibu

Mentari senja bersinar kuning keemasan
Mengerjap tatap mereka penuh makna
Damainya sekumpulan bunga dan sang kupu yang menawan
Salam hangat bagai merengkuh sejuta pesona dewa

Namun ...
Perlahan beringsut mentari itu pun terbenam
Yang tersisa tinggalah kelam
Dan malampun menjelang

Rengkuh hangat pun menghilang
Yang terasa hanyalah hampa
Senyum pun merekah Indah seakan menjadi penuh kebencian
Lalu perlahan hanya bayang yang disentuh
Pada rentang telapak tangan ini

Dan di gelap malam pada pembaringan
Terlelap sendiri
Haus menanti sayang meski bukan karena keharusan
Hanya ingin ketulusan
Seperti mentari menyinari

Namun ...
Sinar mentari menghilang
Dan sisakan gelap yang senyap

Malampun bergulir kian merayapi jiwa yang sepi
Juga pada bongkahan tawa para pemuja cinta yang semu

Aku terbangun di kala malam
Tatapku pada rembulan yang indah
Ada sejuta misteri dalam hidup
Yang mungkin hanya mampu dipahami oleh para kelelawar

Akupun tertidur kembali
Merayapi dunia mimpi
Dan tak terjaga kembali

Esok pagi kembali menyapa
Aku terus mencari
Kemana? Yang aku cari tidak ada di sana
Indahnya sang purnama
Hangatnya sang mentari

Purnama telah berubah
Siksa durjana
Mentari menjadi kilatan api yang membakar hangus
Ya semua hanya fatamorgana

Ibu ... Karena mu Ibu
Hanya engkau ibu
Semua kembali indah
Doamu Ibu
Nyanyianmu Ibu
Ibu mendamaikan hatiku

Ibu ...
Ibu ...
Betapa purnama dan mentari itu mempesona
Tapi bukan segalanya
Hanya sayang dan cintamu Ibu
Yang mampu melebih segalanya di dunia ini

Semua hanya fatamorgana
Sungguh Ibu
Semuanya kepadamu ibu
Ibu yang mampu menghapus lara
Engkaulah ibu telah menghadirkan surga untukku
Marahmu Ibu membuatku berarti kembali
Hanya engkau Ibu
Tanpamu apalah artinya diriku
Ibu engkaulah bahagia itu

LPG Rabu 5 April 2017

If You Enjoyed This, Take 5 Seconds To Share It

9 comments:

  1. Ingin komen tapi nanti dikira minta kunbal.. jadi bingung nih. Ya udah aku nggak komen tapi absen aja yaa..
    Makasih tempatnya, selamat pagi..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Eh ini udah nggak pagi ya? ah biarlah.. udah terlanjur

      Delete
    2. Biar nggk bilang minta kunbal juga aku tahu etika kok hehe
      Terima kasih absentnya
      selamat pagi, siang, sore juga boleh

      Delete
  2. Ibu memang tetap jadi yang terbaik ya mbak, gak akan bisa gantikan sesosok ibu sang pahlawan buat kita semua..

    ReplyDelete
    Replies
    1. ya ibu selalu yang terbaik, hati damai bersama doanya, marahnyapun sll dirindukan
      Karena Ibu sll menghadirkan nama kita dlm doanya

      Delete
  3. sebagai seorang anak., terkadang kita sering kangen kepada ibu kandung kita.., apa lagi kalau kita hidup jauh dari mereka (sang ibu)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ia kangen sama mak, saat jauh, saat hati ini sdg kalut, mak hadir memberi sejuk dan damai, karena ibu sll yg terbaik

      Delete
  4. Ibu adalah yang terbaik, obat segala gundah. Ketika kita tidak sanggup melangkah, ada ibu yang menemani. Ketika kita tidak bisa makan sendiri, ada ibu yang menyuapi.

    Ibu is everything ! 👸

    ReplyDelete
  5. Ibu adalah segalanya. saat kita dalam kondisi apapun ibu selalu ada buat kita

    ReplyDelete

Terima kasih untuk kehadirannya di blog Maya salam hangat dan persahabatan selalu