Sunday, March 26, 2017

Sup Tulang Iga Spesial Ala Dapur Maya

11 comments

Sop Tulang Iga Sapi Spesial Ala Dapur Maya

Alhamdulillah hari ini sengaja ke pasar agak pagian. Tujuannya sih marathon sambil berburu tulang iga sapi. Soalnya kalau kesiangan nggk kebagian tulang iga sapinya. Maklumlah di daerah terpencil tempat aku tinggal penjual daging sapi tidak banyak. Kecuali kalau menjelang hari raya banyak penjual daging dadakan.

Tulang iga sapi yang bagian dagingnya masih tampak kelihatan merah dan wajar kekenyalan menurutku itulah tanda-tanda kalau targetku masih segar. Aku juga bisa mengetahuinya melalui indra penciumanku. Kalau sudah ada aroma yang mencurigakan bertanda si daging atau tulang iga sapi sudah tak layak untuk di konsumsi.

Yang membuat aku merasa beruntung pagi ini aku bisa mendapatkan tulang iga sapi sesuai dengan keinginanku. Dan yang lebih istimewa lagi saat ku sentuh masih terasa hangat juga daging yang menempel pada tulang iga sapi masih lumayan banyak, alhamdulillah.

Jadi bertanya-tanya? Ini sengaja karena sudah langganan atau nasib sedang beruntung. Alhamdulillah yang pasti Allah sudah memudahkan rencanaku untuk membuat sup tulang iga sapi spesial ala dapur maya. Rezeki anak shaleha hehe ...

Sop tulang iga sapi sangat baik untuk anak-anak di masa pertumbuhannya. Dan jangan lupa tambahkan sayuran ke dalam sup agar nutrisinya lengkap. Baiklah kita mulai melirik resep andalan dapur maya. Kali ini beraksi dengan

Sup Tulang Iga Sapi Spesial Ala Dapur Maya

Bahan-bahan :

500 gram tulang iga sapi segar merupakan bahan utama dari pembuatan sop spesial ini, dipotong potong dan cuci bersih .

200 gram kentang, kupas cuci lalu potong dadu, sisihkan

3 buah wortel, kupas cuci lalu potong melingkar.

100 gram bunga kol, cuci lalu potong sesuai kuntumnya

2 batang bawang daun dan daun seledri cuci bersih lalu potong-potong/iris halus.

5 buah tomat merah, cuci bersih lalu potong-potong sesuai selera. Saya menggunakan tomat segar agak banyak pada sop. Selain membuat sop menjadi segar warnanya juga cantik. Tomat besar merah tidak terlalu asam jadi membuat kaldu sop tulang sapi segar dan tidak neg.

2 sendok makan minyak goreng untuk menumis

Garam dapur secukupnya
Air untuk merebus tulang iga secukupnya

Bumbu :

3 kuntum cengkeh kering
4 cm kayu manis
2 butir kapulaga

5 siung bawang putih giling halus
5 siung bawang merah juga digiling halus
Lada butir atau lada bubuk secukupnya
1/2 butir atau pala bubuk

Cara memasaknya :

Didihkan air dalam panci. Masukkan potongan tulang iga sapi. Usahakan potongan tulang iga terendam dalam air. Setelah mendidih buang bagian kuah keruh yang biasanya mengambang dibagian atas saat kaldu mendidih, ini untuk mendapatkan kuah sop atau kaldu yang bening.

Setelah itu rebus hingga lunak atau empuk bagian dagingnya. Kalau menggunakan panci tekan atau presto, tutup rapat biarkan mendidih lk 15 - 20 menit. Matikan kompor biarkan hingga desisan pada panci tekan (presto tidak terdengar lagi), baru di buka.

Panaskan wajan atau kuali penggorengan dengan api sedang saja/kecil tuang minyak secukupnya untuk menumis bumbu-bumbu halus. Tumis bumbu hingga harum, hati-hati jangan sampai gosong ya momsis. Karena kalau gosong bisa-bisa pahit sop tulang iganya.

Nah setelah bumbu halus yang sudah ditumis tadi tercium aroma harumnya masukkan kedalam ke dalam rebusan tulang iga yang sudah empuk tadi, aduk aduk supaya semua bumbu tercampur rata, hidupkan api kompor.

Masukkan kayu manis, cengkeh dan kapulaganya ya momsis. Boleh diaduk kembali sampai semua bahan tercampur rata.

Jangan lupa garam, karena tanpa garam sop tulang iga akan terasa hambar.

Setelah mendidih kembali, saatnya memasukkan potongan kentang, tunggu sampai lunak.

Masukkan juga potongan wortel yang sudah diiris dan kembang kolnya lalu aduk-aduk lagi supaya semua bahan tercampur rata.

Terakhir masukkan potongan tomat, daun bawang dan daun seledri yang sudah diiris kecil. Jangan terlalu lama ya merebus sayurnya agar terasa kerenyahan sayurnya saat di gigit.

Tuang kedalam mangkuk saji, taburi dengan bawang merah goreng dan kita boleh menambahkan beberapa potongan tomat lagi diatasnya.

Hem, Sop Tulang Iga Sapi Spesial Ala Dapur Maya sudah siap!

Mungkin tampak rumit, setelah uji dapur maya ternyata mudah loh. Rasanya juga segar dan paling nikmat makannya pakai nasi hangat.

Biasanya saya menambahkan emping melinjo dan kecap manis, tapi empingnya lupa beli hehe .... Yang suka pedas bisa tambahkan ladanya atau cabe rawit juga boleh.

Selamat mencoba ya!
If You Enjoyed This, Take 5 Seconds To Share It

11 comments:

  1. bun, wangi masakannya sampe kota palembang

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehe jauh banget ya, kebawa angin

      Delete
    2. anginnya kearah sini bun, jadi kebawa heheheh

      Delete
  2. Dapetin tulang iga sapina yang agak susah di tempatku Mbak. Kadang kecampur dengan yg lain2. Uenak ini, aku suka banget loh :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah sayang banget ya, mungkin dipesan dulu mbak

      Delete
  3. Saya paling suka soup nih mba, siang siang enaknya makan soup ini, jadi ngiler nih! Aku besok coba ah!

    ReplyDelete
    Replies
    1. hehe boleh di coba deh, seger hangat

      Delete
  4. kalau di tempatku untuk mendapatku tulang iga sapi ini sangat mudah.., ya mungkin terlalu banyak yang jualan daging sapi kali ya.?


    oh iya beneran lho, aku baru tahu kalau bikin sop tulang itu pakai cengkeh kering.., kalau boleh tahu fungsinya buat apa ya? soalnya di tempatku enggak ada daun cengkih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. enak dong, bisa buat sup tulang iga sapi sering-sering kalo gitu haha .. Hati2 kolesterol ya

      bukan daun cengkeh mas, tapi buah cengkeng yang sudah dikeringkan, masakan orang sumatera biasa menambahkan rempah kering, seperti kayu manis, kapulaga, buah lawang termasuk buah cengkeh ini, kegunaannya menambah aroma masakan menjadi lebih sedap dan terasa hangat
      cengkeh juga dipercaya bisa melancarkan peredaran darah

      begitu kira2

      Delete
  5. kalo denger-denger iga sapi kok lidahku jadi kesemutan ya ,, sleeer begitu ,,hehe
    sop iga favorit saya saat di Jakarta , namun 1 tahun lebih belum makan lagi sup iga ,,ah jadi kangen ,,, kenapa emang gak makan lagi ? takut jadi sapi atau gimana ? ,,gak punya uangnya,,,hahahaha
    Kalo di Bogor waktu beli kaldunya itu seperti kaldu soto , agak kuning-kuning gitu terus wanginya itu wangi daun jeruk ,,hihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. haha, nggk jadi sapi Neng Umar
      untuk kuah sup dan soto ada kemiripan ya
      wangi daun jeruk di dapat dari penambahan daun jeruk itu sendiri, biasanya untuk masakan yang di gunakan daun jeruk purut
      ok selamat pagi terima kasih

      Delete

Terima kasih untuk kehadirannya di blog Maya salam hangat dan persahabatan selalu