Wednesday, February 22, 2017

Sepenggal Sajak

23 comments

Di bilik hening, engkau datang
Kau bawakan cerita bisu yang menggebu
Bagaikan lepas dan piatu
Kau cipta sesak mengundang sengal
Tak lagi beraturan desah yang biasa terkungkung

"Sungguh pandai kau rayu purnama"
Sepenggal sajak yang sempat kau tuliskan
Hingga malam tak lagi pekat
Dan ....
Sang pungguk tak lagi menanggung gigil
Rahasia malam pun menyisih
Sajikan indah pada penikmat hening

Karena ....
Yakin pada yang bisa dipercaya
Pada mata elang yang telah singgah dan bermukim
Tak lagi menyimpan ragu
Dan ....
Berkisahlah pemilik rindu dalam temu

Sepenggal sajak telah menjadi candu
Menggelitik menuntun temu

Melebur dalam peraduan rindu
Lalu ....
Menggeliat
Dan ....
Lelap mengukir senyum
Sempat terngiang bisik ditelinga malam, "terima kasih sayang"

Edisi ~ Dibuang sayang

If You Enjoyed This, Take 5 Seconds To Share It

23 comments:


  1. Sengaja kudatang membawa bisu
    Agar melebur dalam peraduan rindu, wkwkwkw. Mantap seperti kopi hitam

    ReplyDelete
    Replies
    1. haha ....
      Kopi hitam selalu ada di setiap situasi dan mampu melebur kebekuan

      Delete
  2. Tidurlah sayang
    Bawalah mimpi tentang diriku
    Yang senantiasa merindukanmu
    Seperti rasa dan aroma kopi hitam itu

    Hehehe.. Kopi hitam memang mantap, seperti komen di atasku.

    ReplyDelete
    Replies
    1. cie cie yang lagi kasmaran disana selalu mengumbar senyum dalam sajian hangat si kopi hitam haha ..

      Delete
  3. Sang bulan datang membawa senyuman
    Agar tersenyum indah dindaku sayang,
    Oase malam terlukis keindahan..,
    Dipulau kapuk kita saling menimang.

    Dan setelah itu...,
    Kita tunggu komentar dibawahku.., haha

    kunjungan soreku.., ditemani secangkir kopi hangat di depanku.

    ReplyDelete
    Replies
    1. tersipu
      purnama bertabir mega
      gulita telah menyimpan kisah
      biar tersimpan di lembaran biru
      jangan biarkan terhapus masa
      kelak akan menjadi sejarah
      andai lingkaran waktu
      berhenti menuntunku

      hehe ngopi sore ya ..

      Delete
  4. Jujur saya mah gak jago puisi, tapi saya suka membaca puisi apalagi yang agak-agak berbau romantis, bikin angan melayang ke masa kejayaan dulu hahaha...

    ReplyDelete
    Replies
    1. sama saja kang Maman daya juga nggk jago, cuma kepedean aja buat puisi membuang sepi hehe

      Delete
  5. lelap mengukir senyum. hmmm daleem

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau sedalam sumur masih bisa ditimba pak
      kira-kira sedalam apa ya? haha

      Delete
  6. malam hujan, membaca puisi bun maya, mendengar radio, duhai syahnya malam ini di kota palembang

    ReplyDelete
    Replies
    1. hujan merata sampai ke Lampung haha...

      asyiknya dengar radio sambil makan tekwan ...

      Delete
  7. Paragraf terahirnya itu.. huuuu.
    aahh keren ini, malem malem baca ginian.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Malam tak lagi pekat, katanya sih
      hehe ... paragraf keberapa ya?

      Delete
  8. Kata-kata terakhirnys ada makna yang mengundang rasa mengupas lebih dalam lagi nieh

    ReplyDelete
    Replies
    1. tak begitu tersembunyi mskna yang ingin disampaikan
      hehe ...

      Delete
  9. Adem banget bacana pagi2 gini Mbak Maya. aku lama nggak nulis puisi hiksss

    ReplyDelete
    Replies
    1. ayo buat lagi, aku juga tergantung mute aja sih
      yang penting sudah terbit, entahlah hasilnya

      Delete
  10. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  11. Di balik hening ...
    Kau datang membawa angan.
    Namun ... Lenyaplah angan dalam keheningan malam
    Dan hanya meninggalkan kenang.

    Gigil rindu kian membeku
    Datangmu kala itu, hanyalah bayang semu.

    Oh ... Kopi hitamku...
    Kau hadir hanya dalam mimpi tidurku.

    Kopi.... Mana kopi....😂😂😂

    ReplyDelete
    Replies
    1. belum ngopi ternyata, silahkan pak seduh kopinya biar nggak grogi haha
      sampai typo berkomentar

      Delete
  12. ngebaca ini rasanya jadi gimana gitu
    hahahha mendadak rada galau aku mba May

    ReplyDelete

Terima kasih untuk kehadirannya di blog Maya salam hangat dan persahabatan selalu