Friday, November 4, 2016

Ambil Hikmah dari Kejadian : SEEKOR SERANGGA

5 comments

                       Ambil Hikmah dari Kejadian : SEEKOR SERANGGA

Ambil Hikmah dari Kejadian : SEEKOR SERANGGA



Seekor serangga terbang, serangga itu bisa saja lalat, kupu-kupu, laron, capung atau yang lainnya. Sering kali terlihat terjebak berputar-putar di balik dinding kaca. Dia berusaha membebaskan diri untuk keluar dari ruang tertutup yang mengurungnya untuk menuju tempat terbuka yang bebas dan terang benderang.

Berkali-kali kepala dan tubuhnya dibawanya terbang melampaui hamparan kaca yang jernih. Berkali-kali itu pula ia terbentur sekat yang meskipun tiada terlihat tetapi kokoh dan bergeming sedikitpun.

Kadang ia berhenti sejenak seperti sedang menghimpun tenaga atau kekuatan baru untuk kemudian terus mencoba dan mencoba lagi.

Kalau Allah berkehendak menolongnya ia akan menemukan jalan bagaimana meloloskan diri atau melalui tangan manusia yang membantunya melampaui dinding kaca itu.

Kalau tidak ia akan berusaha terus turun naik di sekitar tempat itu sampai maut menjemputnya.  Ketika badannya tak lagi bergerak Allah pun berkenan menggerakkan kawanan semut, serangga jenis yang lain, untuk membawanya pergi dari situ atau dikerubuti hingga tinggal sayap dan bagian tubuh yang lain yang tidak disantap semut.

Yang mungkin bisa kita ambil hikmah dari kejadian seekor serangga itu adalah sebagai berikut:

1. Dalam kehidupan ini kita sering terjebak situasi seperti dialami serangga tadi, berputar pada suatu persoalan yang bahkan kita tidak dapat mengidentifikasinya dengan jelas namun kita sadari keberadaannya.  Serangga tadi tidak memiliki pengetahuan benda apa yang menghijabnya atau yang menghalanginya dari dunia yang ditujunya.  Kitapun sering kekurangan pengetahuan atau mungkin tidak tahu sama sekali persoalan yang sedang dihadapi maka kita tidak akan pernah memecahkannya dengan tuntas.  Tahu-tahu waktu sudah habis, umur sudah tuntas, tak ada lagi yang tersisa.

2. Untuk memecahkan masalah dengan efektif  kita memerlukan pengetahuan tentang hakikat masalahnya.  Informasi tentang hakikat atau substansi suatu masalah bisa diperoleh dari berbagai sumber bahkan pada pokok masalah itu sendiri.  Namun ada saatnya semua sumber yang kita kenal tidak menyediakan informasi yang kita inginkan.  Saat itulah kita memerlukan sumber dari segala sumber informasi dan pengetahuan yaitu TUHAN.  Kita memerlukan-NYA untuk keluar dari putaran atau kemelut persoalan yang tiada kunjung selesai.

3. Allah adalah tempat semua menuju, meminta pengetahuan dan petunjuk, memohon bimbingan dan pertolongan. Ada masalah yang justru dikehendaki Allah untuk dihadapi seseorang untuk pembuktian kebenaran imannya.  Saat itu masalah bernilai ujian.  Ajaibnya Allah pula berkenan memberikan jawaban atas persoalan bagaimanapun rumitnya apabila seseorang memintanya.

4. Saat itulah seseorang mulai menyadari bahwa ia memerlukan Allah dalam menghadapi setiap ujian.  Semakin besar, semakin sulit maka semakin ia memerlukan kehadiran Kuasa-NYA dalam proses pemecahan masalah dan mengatasi ujian-ujian tersebut.  Tak ada alasan untuk bersikukuh bertahan pada kekuatan ego diri yang lemah dan sering buta atau tak mampu melihat banyak hal.  Dalam hal ini pemecahan masalah yang efektif ternyata memerlukan kerendahan hati dan meminimalkan ego diri.  Keyakinan diri yang berlebihan dan menihilkan pertolongan Allah akan mendorong munculnya kesombongan.  Sebaliknya kepasrahan tanpa ikhtiar juga mencerminkan kemalasan dan sikap pasif individu.  Kesungguhan dalam berusaha dan penyerahan diri secara sadar dan konstruktif adalah sikap yang ideal.

5. Hikmah lain adalah bahwa masalah seseorang bisa jadi berkah bagi orang yang lain.  Ini adalah kenyataan, mau tidak mau, suka atau tidak suka, sering kita lihat justru dari situasi problematis yang dihadapi seseorang ada orang lain yang mendapat berkah darinya.  Kematian serangga terbang adalah berkah bagi kawanan semut yang perlu makan.  Tiada mungkin bagi semut menjangkau serangga yang punya sayap maka dengan caranya sendiri Allah berkenan mengirimkan makanan kepada makhluk-makhluk-NYA yang melata di muka bumi.  Semua itu adalah bukti kemurahan Tuhan.

" Jadi percayalah bahwa se-berat apapun, se-sulit apapun beban hidup yang anda hadapi, serahkan semuanya kepada Allah "

If You Enjoyed This, Take 5 Seconds To Share It

5 comments:

  1. Selalu ada hikmah yg bisa dijdkn pelajaran pada setiap kejadian

    ReplyDelete
  2. Ya, terkadang kita sebagai manusia mirip dengan masalah yang dihadapi seekor serangga tersebut, buntu dalam menemukan jalan keluar. Yang pasti tetaplah berusaha sekuat tenaga untuk memecahkan masalah yang sedang kita hadapi.

    ReplyDelete
  3. kisah motivasi yang sangat menginspirasi diri.., sangat pas buat renungan hari ini.

    ReplyDelete
  4. Sangat inspiratif.
    Manusia yg dibekali akal dan pikiran, tentu kita harus bisa berpikir jernih ketika menghadapi suatu kesulitan.

    ReplyDelete
  5. Yaa!! inti dari cerita diatas mungkin sepelik apapun masalah yang kita hadapi kalau kita selalu bersabar akan ada jalan keluarya.. mungkin kisah diatas juga bisa kita jadikan contoh.. blogmu makin keren may..

    ReplyDelete

Terima kasih untuk kehadirannya di blog Maya salam hangat dan persahabatan selalu